My Education Video Happy watch :)

Selasa, 23 Oktober 2012

Aplikasi New Media

Contoh Aplikasi New Media:
1. ROAMING (Radio Streaming)
Apa sih itu Roaming??
Roaming itu audio streaming yang berbasis android dengan berbagai banyak saluran radio
dimanapun anda berada. ..sebagai sample kami hanya menyediakan 3 kota saja, tetapi kedepan nya kami akan bekerja sama dengan beberapa pihak terkait terutama dengan pemerintah.

Lalu,Apa Kelebihan Roaming??

1. Roaming punya Port Radio yang banyak
memiliki port radio streaming yang banyak, sehingga dimanapun kamu berada, kamu dapat mendengarkan banyak saluran radio diluar daerahmu.

2. Roaming punya fitur Record Active Online
memiliki fitur record, jika kamu memiliki acara kesayangan atau musik-musik yang kamu senangi, kamu dapat rekam di smartphone androidmu.

3. Facebook Connect
Memiliki fitur update atau share status melalui akun facebook kamu :)

jika masih penasaran dengan apa itu
Roaming (Radio Streaming) For Android, silahkan unduh di ..

http://www.mediafire.com/?x0g458hxzllmlp3

Di bawah ini ada beberapa Gambar dari Aplikasi ROAMING:

Senin, 08 Oktober 2012

Internet dan New Media

Internet, dari yang telah kita ketahui internet jaman sekarang sudah merupakan suatu kebutuhan pokok, dari kalangan manapun, dimanapun dan siapapun pasti membutuhkan internet, entah itu untuk sekedar browsing, main game, atau juga untuk melakukan suatu pekerjaan tertentu, yang tentunya membutuhkan internet.

Teknologi masa kini yang sangat cepat sekali mengalami revolusioner ini telah mengalami perubahan sejak pertama kali ditemukannya www(world wide web)

Singkatnya sejarah internet dimulai sekitar tahun 1960-an. Berawal dari departemen pertahanan AS melalui Advance Research Projects Agency (ARPA), merintis sebuah system jaringan ARPANET, yang merupakan cikal bakal internet. Selanjutnya pada tahun 1980-an internet mulai digunakan secara terbatas untuk menghubungkan beberapa universitas terkemuka di AS. Kemudian pada tahun 1986 National Scince Foundation Network (NSFNET) dibangun mulai menggantikan ARPANET sebagai jaringan riset AS. Beberapa jaringan internasional diberbagai Negara mulai dibangun dan dihubungkan dengan NSFNET. Tahun 1990 ARPANET dibubabarkan. Tetapi internet tetap berkembang hingga sekarang. Layanan berbasis tampilan grafis yaitu World Wide Web (www) mulai dikembangkan oleh CERN.

Secara teknis internet dapat diartikan sebagai jaringan komputer luas dan besar yang mendunia, yaitu menghubungkan pemakai komputer dari suatu negara ke negara lain di seluruh dunia, dimana di dalamnya terdapat berbagai sumber daya informasi dari mulai yang statis hingga yang dinamis dan interaktif.

Banyak sekali cara untuk mengakses internet itu mulai dari melalui pc(koneksi LAN) warnet, wifi, ponsel, model, dll. Tapi diindonesia sendiri lebih banyak penguna internet melalui ponsel, dari yang saya lihat banyak sekali yang menggunakan ponsel seperti Android dan Blackberry


Rabu, 04 Juli 2012

Contoh simple CRUD android menggunakan php dan mysql

Contoh aplikasi simple CRUD(Mysql) dengan PHP(JSON) dan MYSQL pada Android

Oke, sebelum kita membuat contoh aplikasi sederhana ini, hal-hal yang perlu diketahui oleh pembaca :

- PHP
- MYSQL
- JSON
- Java(Android)

Tentunya kalian semua udah punya eclipse dkk buat develop apps android, oke langsung aja ke contoh programnya
pertama-tama kalian buat dulu kode php-nya di server lokal kalian
disini saya pake WAMP SERVER

oke langkah pertama buat PHP-nya dulu, baru nanti android-nya, tapi terserah kalian sih :p
Simpan difolder htdocs(xampp) atau www yaa(wamp)
Listing koneksi.php

<?php
 $server = "localhost";
 $username = "root";
 $password = "";
 $database = "crud_android";
 mysql_connect($server, $username, $password);
 mysql_select_db($database) or die("Database tidak ada");
?>



nah buat database + tabelnya deh Database : crud_android Tabel : mahasiswa.

create table mahasiswa(
id int(11) not null primary key,
nama varchar(100),
kelas varchar(100),
npm varchar(100)
);


oke lanjut, abis itu siapin tambah_data.php

<?php

require_once __DIR__."koneksi.php";


//Siapin dulu JSON-nya

//$json['status'] <- menandakan status insert data, jika 1 maka berhasil, jika 0 maka terjadi kesalahan

//$json['pesan'] <- menandakan pesan apabila dilakukan insert data sukses atau tidak

$json = array();

if(isset($_POST['nama'])&&isset($_POST['kelas'])&&isset($_POST['npm'])){
//insert query
$nama = $_POST['nama'];
$kelas = $_POST['kelas'];
$npm = $_POST['npm'];

$sqlinsert = "insert into mahasiswa(nama, kelas, npm) values ('$nama','$kelas','$npm')";
$hasil = mysql_query($sqlinsert);

if($hasil){
//Kalo query sukses
$json['status'] = 1;
$json['pesan'] = "Data sudah dimasukkan kedalam database";
echo json_encode($json);
}else{
$json['status'] = 0;
$json['pesan'] = "Kesalahan query";
echo json_encode($json);   
}

}else{
$json['status'] = 0;
$json['pesan'] = "Lengkapi data anda";
echo json_encode($json);
}

Sesudah itu, kita buat project androidnya :)
klo saya pake lib Android 2.2
File -> New -> Project
Android 2.2

Di activity main kita buat 1 tombol, tombol Tambah data
Main.java

Button tambah = (Button)findViewById(R.id.bTambahData);
tambah.setOnClickListener(new View.OnClickListener(){
public void onClick(View v){
Intent i = new Intent(Main.this, TambahData.class);
finish();
startActivity(i);
}
});

Di activity TambahData.java ada 3 widget edit text buat ngisi data ke database
Nama, Kelas, NPM

pas di klik ok, akan melakukan insert data ke database mysql

isi listing kode TambahData.java

package com.list.crud;

import java.io.IOException;
import java.util.ArrayList;
import java.util.List;

import org.apache.http.NameValuePair;
import org.apache.http.message.BasicNameValuePair;
import org.json.JSONException;
import org.json.JSONObject;

import android.app.Activity;
import android.app.ProgressDialog;
import android.os.AsyncTask;
import android.os.Bundle;
import android.util.Log;
import android.view.View;
import android.widget.Button;
import android.widget.EditText;

public class TambahData extends Activity{
 
 Button kirim;
 EditText nama, kelas, npm;
 ProgressDialog progress;
 JSONParser jsonParser;
 
 String url = "http://10.0.2.2/CRUD/tambah_data.php";
 @Override
 protected void onCreate(Bundle savedInstanceState) {
  // TODO Auto-generated method stub
  super.onCreate(savedInstanceState);
  setContentView(R.layout.tambahdata);
  kirim = (Button) findViewById(R.id.bKirim);
  nama = (EditText) findViewById(R.id.etNama);
  kelas = (EditText) findViewById(R.id.etKelas);
  npm = (EditText) findViewById(R.id.etNpm);
  jsonParser = new JSONParser();
  
  kirim.setOnClickListener(new View.OnClickListener() {
   
   public void onClick(View arg0) {
    new Tambah().execute();
   }
  });
 }
 
 class Tambah extends AsyncTask<String, String, String>{

  @Override
  protected void onPreExecute() {
   // TODO Auto-generated method stub
   super.onPreExecute();
   progress = new ProgressDialog(TambahData.this);
   progress.setMax(100);
   progress.setIndeterminate(false);
   progress.show();
  }

  @Override
  protected String doInBackground(String... arg0) {
   String nm = nama.getText().toString();
   String kls = kelas.getText().toString();
   String nomor = npm.getText().toString();
   
   List<NameValuePair> value = new ArrayList<NameValuePair>();
   value.add(new BasicNameValuePair("nama", nm));
   value.add(new BasicNameValuePair("kelas", kls));
   value.add(new BasicNameValuePair("npm", nomor));
   
   JSONObject js = null;
   try {
    js = jsonParser.getObject(url,"POST",value);
   } catch (IOException e1) {
    // TODO Auto-generated catch block
    e1.printStackTrace();
   }
   
   try {
    int status = js.getInt("status");
     if(status == 1){
      Log.i("Sukses", "Produk telah ditambah");
     }else{
      Log.d("Error", "Gagal menambah produk");
     }
   } catch (JSONException e) {
    // TODO Auto-generated catch block
    e.printStackTrace();
   }
   
   return null;
  }
  
  @Override
  protected void onPostExecute(String result) {
   // TODO Auto-generated method stub
   super.onPostExecute(result);
   progress.dismiss();
  }
 }
}

Ini listing kode JSONParser.java

package com.list.crud;

import java.io.BufferedReader;
import java.io.IOException;
import java.io.InputStream;
import java.io.InputStreamReader;
import java.io.UnsupportedEncodingException;
import java.util.List;

import org.apache.http.HttpEntity;
import org.apache.http.HttpResponse;
import org.apache.http.NameValuePair;
import org.apache.http.client.ClientProtocolException;
import org.apache.http.client.entity.UrlEncodedFormEntity;
import org.apache.http.client.methods.HttpGet;
import org.apache.http.client.methods.HttpPost;
import org.apache.http.client.utils.URLEncodedUtils;
import org.apache.http.impl.client.DefaultHttpClient;
import org.json.JSONException;
import org.json.JSONObject;

public class JSONParser {

	InputStream is;
	String json;
	
	public JSONObject getObject(String url, String method, List<NameValuePair> value) throws IOException {
		
		if(method == "POST"){
			DefaultHttpClient client = new DefaultHttpClient();
			HttpPost post = new HttpPost(url);
			try {
				post.setEntity(new UrlEncodedFormEntity(value));
				HttpResponse response = client.execute(post);
				HttpEntity entity = response.getEntity();
				is = entity.getContent();
			} catch (UnsupportedEncodingException e) {
				// TODO Auto-generated catch block
				e.printStackTrace();
			} catch (ClientProtocolException e) {
				// TODO Auto-generated catch block
				e.printStackTrace();
			} catch (IOException e) {
				// TODO Auto-generated catch block
				e.printStackTrace();
			}
			
			
		}else if(method == "GET"){
			DefaultHttpClient client = new DefaultHttpClient();
			String param = URLEncodedUtils.format(value, "utf-8");
			url += "?" + param;
			HttpGet get = new HttpGet(url);
			HttpResponse response;
			try {
				response = client.execute(get);
				is = response.getEntity().getContent();
			} catch (ClientProtocolException e) {
				// TODO Auto-generated catch block
				e.printStackTrace();
			} catch (IOException e) {
				// TODO Auto-generated catch block
				e.printStackTrace();
			}
			
		}
		
		BufferedReader reader = new BufferedReader(new InputStreamReader(is,"iso-8859-1"));
		StringBuilder sb = new StringBuilder();
		String line;
		while((line = reader.readLine())!=null){
			sb.append(line+"\n");
		}
		is.close();
		json = sb.toString();
		JSONObject object = null;
		try {
			object = new JSONObject(json);
		} catch (JSONException e) {
			// TODO Auto-generated catch block
			e.printStackTrace();
		}
		return object;
	}

}



Nah, beres deh, penjelasan listing programnya, pada intinya ketika semua form udah diisi, terus klik tambah maka yang terjadi akan menjalankan kelas yang meng-extend AsyncTask, jika status respon yang dikembalikan adalah 1(Sukses menginsert data baru) maka data baru akan ditambah :)

untuk lebih jelasnya, download aja nih datanya, langsung diimport ke eclipsenya ya :)

Download

Senin, 18 Juni 2012

Perbedaan Masyarakat Kota dan Desa

Perbedaan antara masyarakat kota dan masyarakat desa, kali ini kita akan membahas mengenai perbedaan diantara keduanya,

Masyarakat (sebagai terjemahan istilah society) adalah sekelompok orang yang membentuk sebuah sistem semi tertutup (atau semi terbuka), dimana sebagian besar interaksi adalah antara individu-individu yang berada dalam kelompok tersebut. Lebih abstraknya, sebuah masyarakat adalah suatu jaringan hubungan-hubungan antar entitas-entitas. Masyarakat adalah sebuah komunitas yang interdependen (saling tergantung satu sama lain). Umumnya, istilah masyarakat digunakan untuk mengacu sekelompok orang yang hidup bersama dalam satu komunitas yang teratur.

Ciri-ciri Masyarakat desa (karakteristik)

Dalam buku Sosiologi karangan Ruman Sumadilaga seorang ahli Sosiologi “Talcot Parsons” menggambarkan masyarakat desa sebagai masyarakat tradisional (Gemeinschaft) yang mebngenal ciri-ciri sebagai berikut :

a. Afektifitas ada hubungannya dengan perasaan kasih sayang, cinta , kesetiaan dan kemesraan. Perwujudannya dalam sikap dan perbuatan tolong menolong, menyatakan simpati terhadap musibah yang diderita orang lain dan menolongnya tanpa pamrih.
b. Orientasi kolektif sifat ini merupakan konsekuensi dari Afektifitas, yaitu mereka mementingkan kebersamaan , tidak suka menonjolkan diri, tidak suka akan orang yang berbeda pendapat, intinya semua harus memperlihatkan keseragaman persamaan.
c. Partikularisme pada dasarnya adalah semua hal yang ada hubungannya dengan keberlakuan khusus untuk suatu tempat atau daerah tertentu. Perasaan subyektif, perasaan kebersamaan sesungguhnya yang hanya berlaku untuk kelompok tertentu saja.(lawannya Universalisme)
d. Askripsi yaitu berhubungan dengan mutu atau sifat khusus yang tidak diperoleh berdasarkan suatu usaha yang tidak disengaja, tetapi merupakan suatu keadaan yang sudah merupakan kebiasaan atau keturunan.(lawanya prestasi).
e. Kekabaran (diffuseness). Sesuatu yang tidak jelas terutama dalam hubungan antara pribadi tanpa ketegasan yang dinyatakan eksplisit. Masyarakat desa menggunakan bahasa tidak langsung, untuk menunjukkan sesuatu. Dari uraian tersebut (pendapat Talcott Parson) dapat terlihat pada desa-desa yang masih murni masyarakatnya tanpa pengaruh dari luar.

Masyarakat Perkotaan

Ciri-ciri masyarakat Perkotaan

Ada beberapa ciri yang menonjol pada masyarakat perkotaan, yaitu :

1. Kehidupan keagamaannya berkurang, kadangkala tidak terlalu dipikirkan karena memang kehidupan yang cenderung kearah keduniaan saja.

2. Orang kota pada umumnya dapat mengurus dirinya sendiri tanpa harus berdantung pada orang lain (Individualisme).
3. Pembagian kerja diantara warga-warga kota juga lebih tegas dan mempunyai batas-batas yang nyata.
4. Kemungkinan-kemungkinan untuk mendapatkan pekerjaan juga lebih banyak diperoleh warga kota.
5. Jalan kehidupan yang cepat dikota-kota, mengakibatkan pentingnya faktor waktu bagi warga kota, sehingga pembagian waktu yang teliti sangat penting, intuk dapat mengejar kebutuhan-kebutuhan seorang individu.
6. Perubahan-perubahan tampak nyata dikota-kota, sebab kota-kota biasanya terbuka dalam menerima pengaruh-pengaruh dari luar.

Sumber : http://www.gudangmateri.com